Notification

×

Iklan

Iklan

Selamat Datang di TONGKOSONG KRITIS & TAJAM

Pembangunan Pagar SDN Banyuasih 1 Banyusari Ditargetkan Selesai 60 Hari Kalender, Para Pekerja Tidak Memakai APD

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T02:05:39Z


Karawang, TongkosongKritis - Pembangunan sarana prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Karawang terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan pemagaran di SDN BANYUASIH I yang berlokasi di Kecamatan Banyusari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang dengan kantor di Jl. Surontokunto No. 72 Karawang 41313.


Berdasarkan papan informasi proyek, nama pekerjaan adalah Pemagaran SDN Banyuasih I. Lokasi pekerjaan berada di wilayah Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Proyek tersebut memiliki nomor kontrak 000.3/02/SPK.UTI.PGR.01.P62/SARPRAS/VIII/2026. 


Nilai kontrak untuk kegiatan ini ditetapkan sebesar Rp. 141.516.000,00 atau seratus empat puluh satu juta lima ratus enam belas ribu rupiah.


Sumber dana yang digunakan berasal dari APBD Kabupaten Karawang tahun anggaran 2026. Penggunaan APBD menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan sarana sekolah.

Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Kairos Sukses Abadi. Waktu pelaksanaan ditargetkan selama 60 hari kalender sejak kontrak dimulai.


Dari pantauan di lapangan pada Kamis (27/8/26), jumlah tenaga kerja yang terlihat di lokasi sebanyak 4 orang. Para pekerja tampak melakukan pemasangan struktur pagar di beberapa titik.


Pada saat pemantauan, tenaga kerja di lokasi belum terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri atau APD sesuai standar keselamatan kerja pada proyek konstruksi.


Progres fisik menunjukkan dinding pagar sudah terpasang memanjang sejajar dengan bangunan gedung sekolah. Struktur batako dengan variasi lubang vertikal mulai terbentuk.


Bagian atas dinding dipasang papan bekisting kayu. Pemasangan ini merupakan persiapan untuk proses pengecoran ring balok agar struktur pagar lebih kokoh.


Tiang penyangga dari kayu masih terlihat di beberapa bagian. Tiang tersebut berfungsi menahan bekisting selama proses pengerjaan berlangsung.


Area antara pagar dan gedung sekolah masih berupa tanah dan rumput. Material seperti batako, pasir, dan sisa galian tampak berada di sekitar lokasi pekerjaan.

Terkait teknis pekerjaan, salah satu pekerja menjelaskan kepada Tongkosongkritis pada Kamis (27/8/26).


"kami pakai besi ukuran 10 dan untuk cincin 8 supaya saat jadi tiang akan kokoh , untuk material ada hebel pasir dan didepan ada besi juga" ujar pekerja tersebut.


"Lebih jelasnya atau mau konfir silahkan ke pak Lurah saja , lurah banyuasih" lanjutnya sembari menutup percakapan.

 

Desain pagar dengan lubang vertikal tidak hanya berfungsi sebagai pembatas wilayah, tetapi juga untuk menjaga sirkulasi udara dan pencahayaan di lingkungan sekolah.


Pembangunan pemagaran SDN Banyuasih I merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan belajar. Proyek ini diharapkan selesai tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak.


*Nandang Junaedi*