KARAWANG - TongkosongKritis - Di tengah dinamika kehidupan desa, selalu ada sosok pemuda yang mampu menjadi inspirasi. Salah satunya adalah Didit Kurnia, warga Desa Parakanmulya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Pemuda yang akrab disapa DK ini dikenal sebagai pribadi yang berkarisma, supel, dan pandai bergaul. Tak heran jika namanya cukup dikenal, mulai dari kalangan muda-mudi hingga para orang tua di desanya.
Kepribadian Didit yang ramah dan rendah hati membuatnya mudah diterima di berbagai kalangan. Ia tidak pernah membeda-bedakan dalam berteman. Sikap inilah yang membuat Didit memiliki banyak relasi dan disegani oleh masyarakat. Budi pekertinya yang luhur menjadi salah satu alasan kuat mengapa warga begitu menghormatinya.
Saat ini Didit Kurnia mengabdikan dirinya sebagai tenaga P3K paruh waktu di kantor Kecamatan Tirtamulya. Meskipun berstatus paruh waktu, semangat kerja dan dedikasinya tidak pernah setengah-setengah. Ia menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat.
Perjalanan karir Didit tidak dimulai dari ruang kantor. Sebelumnya, ia banyak menggeluti dunia konstruksi. Pengalaman di lapangan itu membentuk mentalnya menjadi pribadi yang ulet dan mandiri. Dari proyek ke proyek, Didit belajar banyak tentang kerja keras, kedisiplinan, dan kreativitas dalam menyelesaikan persoalan.
Tak berhenti di situ, jiwa sosial dan kepeduliannya terhadap masyarakat juga mendorong Didit untuk terjun ke dunia politik. Ia pernah mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, pengalaman itu menjadi pelajaran berharga dan menambah wawasannya dalam memperjuangkan aspirasi warga.
Di lingkungan kerja kecamatan, nama Didit juga cukup populer. Rekan kerja dan jajaran staf mengenalnya sebagai sosok mudah diajak kerja sama, dan selalu membawa suasana positif. Kehadirannya sering membuat suasana kerja menjadi lebih cair dan kekeluargaan.
Hal itu dibenarkan oleh salah satu warga setempat saat dimintai keterangan oleh media ini. "Ouh Pak Didit saya kenal, semua warga di sini juga kenal. Beliau orangnya bijak, baik, ramah, dan suka membantu," ucap warga tersebut. Sabtu, 15 Agustus 2026. Warga itu enggan menyebutkan namanya, namun nada bicaranya menunjukkan kekaguman yang tulus.
Senada dengan itu, seorang pemuda di lokasi berbeda juga memberikan kesannya. "DK? Ya pemuda baik, pandai bergaul, supel ke semua kalangan. Sama beliau dirangkul semua, tidak memandang tua maupun muda," ujarnya singkat sambil tersenyum. Dari dua testimoni itu terlihat jelas bagaimana Didit mampu merangkul semua usia.
Bagi Didit, membantu orang lain bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari prinsip hidupnya. Ia percaya bahwa dengan menjadi pribadi yang bermanfaat, maka hidup akan terasa lebih bermakna. Sikap kreatif dan solutifnya juga sering ia gunakan untuk mencari jalan tengah dalam setiap permasalahan warga.
Ketika TongkosongKritis mencoba menghubungi Didit Kurnia melalui sambungan selular untuk dimintai keterangan lebih lanjut, ia menjawab dengan singkat. "Nanti saja kang, saya lagi sibuk," ucapnya. Jawaban singkat itu justru membuktikan bahwa Didit saat ini tengah fokus dengan aktivitas dan tanggung jawabnya. Semoga sukses selalu untuk DK.
*Nandang Junaedi*

